TINDAK LANJUTI KELUHAN MASYARAKAT, PEMERINTAHAN DESA KUTUH KEMBALI SAMBANGI KANTOR GALIAN KABEL

  • 18 Februari 2019
  • Dibaca: 415 Pengunjung
TINDAK LANJUTI KELUHAN MASYARAKAT, PEMERINTAHAN DESA KUTUH KEMBALI SAMBANGI KANTOR GALIAN KABEL

Seperti yang diketahui saat ini PLN Pusat sedang melakukan peningkatan keandalan sistem kelistrikan di Bali Selatan, PLN UIP JBTB I, mulai melakukan pemasangan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kV. Pekerjaan ini dilakukan dari jalur Bandara Ngurah Ri – Pecatu – Nusa Dua, dengan pajang mencapai 22 Km.

Galian yang saat ini dilakukan khususnya di Desa Kutuh terus mendapat keluhan dari warga. Tidak bisa dipungkiri bahwa galian yang bertujuan untuk penanaman kabel ini cukup menimbulkan permasalahan, seperti kemacetan dan pendangkalan saluran air yang ada di sekitar rumah warga yang dekat  denga galian.

Menindak lanjuti laporan yang terus – menerus masuk, pada 18 Pebruari 2019 Pemerintahan Desa Kutuh kembali menyambangi kantor perusahaan kontraktor yang melakukan penggalian di Jalan Darmawangsa Desa Kutuh.

Hadir dalam pertemuan tersebut Kaur Peencanaan I Ketut Sukartono bersama dengan Kelian Banjar Dinas Kaja Jati I Nyoman Jartha, yang didampngi oleh LINMAS Desa Kutuh.

Utusan Pemerintahan Desa diterima oleh pihak kontraktor, dengan menyampaikan beberapa keluhan yang disampaikan oleh warga. Pihak kontraktor yang mengakui aham dengan keluhan yang terjadi di masyarakat.

“Dari hasil pertemuan dengan pihak kontraktor tadi pagi, mereka akan mengecek kembali keluhan yang disampaikan oleh warga seperti pendangkalan saluran air, dan berkomitmen akan melakukan penanganan langsung”,, Ujar Sukartono

Terkait permasalahan lalu lintas, Pihak kontraktor saat ditemui mengaku telah melakukan beberapa antisipasi untuk mencegah beberapa permasalahan lainnya. Seperti kemacetan, pihak pelaksana proyek mengaku  telah melakukan pengaturan penempatan alat maupun pemasangan rambu, serta menerapkan Traffic Management. Meski jalur tersebut terjadi kemacetan, namun dengan diberlakukannya sistem buka tutup tentu sedikit membantu memperlancar arus lalu lintas

Berkaitan dengan hasil tambalan galian yang telah ditutup, dikatakan bahwa hal itu merupakan penutupan sementara untuk mengantisipasi kemacetan yang parah. “Jadi penambalan saat ini hanya sementara sampai seluruh pekerjaan benar – benar rampung, karena saat ini ada kemunginan untuk di gali kembali. Setelah selesai keseluruhan proyek maka peningkatan mutu tambalan akan dilakukan lagi sehingga layak untuk dilalui”, Ujar Sukartono menyambungkan penyampaian dari kontraktor.

I Waya Purja, SE selaku Perbekel Kutuh di satu kesempatan menyampaikan bahwa keluhan yang datang dari masyarakat kita akan tampung, jika sangat urgent dan memiliki dampak kepada masyarakat luas, secara maksimal akan kita tindak lanjuti. “Seperti permasalahan yang satu ini, meskipun bukan merupakan kewenangan Pemerintahan Desa, namun dengan komunikasi yang dilakukan, kita berharap mendapat solusi yang terbaik untuk semua pihak”, Ujarnya

  • 18 Februari 2019
  • Dibaca: 415 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita